Paha vs Paha

Wah dari judulnya agak serem nech hehe.... keep positive thinking.
Halo sobat blogger, hari ini saya ingin menuangkan keprihatinan saya terhadap dampak dari kemoderenisasian yang terjadi khususnya dikota tercintaku, kota kecil yang menjadi tempat bernaung dan menimba ilmu.

kita tahu bahwa kemajuan teknologi dan berkembangnya zaman membawa banyak perubahan dan manfaat dalam kehidupan kita, hal - hal positif yang begitu luar biasa tentunya. Namun demikian tak kalah luar biasanya dari sisi negatif pun ikut pula membumbuinya. Dari seluruh lapisan dan usia khusus dikalangan kaum hawa, dampak dari moderenisasi begitu terlihat nyata. Terihatlah  dengan cara berbusana ala kemoderenisasian, dengan bangganya mereka mengumbar aurat dimana saja.

Demikian pula yang sedang terjadi dikota kecilku, kemoderenisasian merasuki sebagian masyarakatnya. Aurat terumbar dan terpampang dimana - mana tanpa ada beban moral dan menghormati norma - norma agama. Terlintas oleh saya ternyata harga sebuah paha ayam lebih benilai harganya dibandingkan dengan paha kaum hawa. Bayangkan saja untuk bisa melihat paha ayam diperlukan kerja keras, saya harus berlarian kesana kesini untuk mendapatkannya selanjutnya saya harus berusaha membuka busananya (wkwkw...ini hanya kiasan semata untuk mewakili keprihatinan saya) Namun untuk sebuah paha kaum hawa saya hanya cukup dengan berdiri dipinggir jalan,  atau berada ditempat - tempat umum lainnya tanpa harus mencari dan mengejarnya.....


Kekhawatiran saya semakin nyata dengan maraknya kejahatan asusila terhadap kaum hawa, meskipun begitu tidak jua membuat jera....apa dan siapa yang patut disalahkan sebenarnya?
Kemoderenisasian telah salah diartikan sehingga membawa dampak negatif yang merugikan. 
Yang selalu terfikirkan oleh saya, bagaimana pula kemoderenisasian dizaman anak cucu saya nanti? dan betapa beratnya tantangan yang harus dihadapi.

Semoga saja semua yang terjadi memberi sedikit arti, ambil baiknya buang buruknya, Hidup adalah perjuangan yang akan dipertanggung jawabkan! Sungguh cobaan yang berat , dosa - dosa yang senantiasa di depan mata.

Catatan :
Artikel ini tidak untuk mengintimidasi suatu golongan, ini hanyalah sebuah bentuk keprihatinan yang mendalam.













37 komentar